Rem Canggih Juga Perlu Perawatan

gb5Hampir semua jenis motor sudah menerapkan teknologi rem cakram sebagai alat pengendali kecepatannya. Hal tersbut bisa dimaklumi karena kinerja rem cangkram lebih baik ketimbang rem teknologi teromiol (drum).

“Faktor utama yang membuat rem cakram bekerja lebih baik adalah karena pengoperasiannya dilakukan secara hidraulik. Cairan rem menekan piston, selanjutnya menjepit cakram (piringan) yang menghasilkan daya cengkeram lebih baik,” ujar Asep mekanik AHASS Bintang Motor yang diwawancarai OtomotifKompas.

Agar tetap prima, komponen rem juga harus dirawat. Disamping itu, perawatan juga untuk mencegah suara yang cukup menganggu saat rem dioperasikan. Apalagi karena cakram berada diluar, tentu saja ada kelebihan dan kekurangannya. Kelebihannya, pendinginan rem lebih baik namun kekurangannya, menjadi mudah kotor dan korosi.

Bagaimana bila ingin melakukan perawatan pada rem cakram? Berikut ini penjelasan caranya;

  1. Kaliper
    Untuk membersihkannya jangan hanya bagian luar. Secara periodik, piston maupun baut yang mengikat kaliper juga harus dibersihkan. Kotoran yang berada disela-sela dan sulit dibersihkan, dikerok menggunakan kuas kawat halus. Baut kaliper yang dibiarkan kotor akan susah dibuka karena korosi.
  2. Cairan Rem
    Penggantian cairan ini dilakukan setiap 15.000 kilometer atau 1,5 tahun sekali. Master juga dibersihkan untuk menjaga reservoir cairan rem selalu bersih. Angin yang masuk ke sistem sirkuit rem, perlu dibuang agar kinerjanya tetap maksimal.
     
  3. Cakram
    Khusu untuk pengendara dengan mobilitas tinggi, perlu memperhatikan kondisi cakram. Tidak ada patokan jangka penggantian, hanya saja kalau kampas aus harus diganti. Jangan sampai besi tempat kampas ditempelkan bergesekan dengan cakram, kalau terjadi pasti cakram jadi lecet.

Disarankan memakai cairan rem standart (DOT) sesuai rekomendasi pabrik

Dikutip dari: www.welovehonda.com

Bantul Motor Wahana Maju