APA PLUS MINUSNYA REM TROMOL?

Sumber : www.welovehonda.com

Brosis, namanya komponen pengereman emang harus diperhatikan dengan seksama. Bahaya juga kalau motor punya performa optimal namun enggak bisa berhenti. Yang ada jadi bahaya. Makanya piranti pendukungnya seperti kampas rem harus diperhatikan kondisinya baik-baik.

Kalau di motor Honda, ada dua jenis rem nih. Ada rem cakram dan rem tromol alias drum brake. Secara kasat mata emang sih pengaplikasian rem cakram lebih menarik untuk dipandang. Namun bukan berarti rem tromol itu jelek. Secara fungsi pastinya sama. Jelas untuk memperlambat laju kendaraan.

Rem tromol adalah rem yang bekerja atas dasar gesekan antara kampas rem dengan tromol (drum) yang ikut berputar dengan putaran roda kendaraan, sehingga diharapkan dapat mengurangi laju motor secara perlahan.

Rem tromol adalah sistem yang seringkali digunakan untuk sepeda motor dengan kapasitas cc kecil. Sistem rem ini juga dikenal sebagai sistem rem yang murah, namun kurang mumpuni untuk melakukan pengereman pada kecepatan tinggi, kecuali untuk tipe tertentu. Sistem rem ini tidak terlihat dari luar, karena berada didalam komponen roda kendaraan.

Kelebihan dari rem tromol jika dibandingkan dengan rem cakram adalah karena sifatnya yang tertutup sehingga tidak mudah disusupi kotoran ataupun debu. Dan juga kinerja pengeraman pada rem tromol lebih lembut dan penampang pengereman dapat dibuat lebih lebar untuk memaksimalkan pengereman. Selain itu rem tromol juga mampu menahan beban yang cukup besar. Brosis bisa lihat sendiri buktinya. Rem tromol masih banyak digunakan pada kendaraan berat seperti Truk atau Bus.

Kalau kekurangannya dari rem tromol? Karena tidak seluruhnya kampas rem menempel ke tromol roda yang mengakibatkan daya pengereman pada rem tromol cuma 70% saja. Hal ini bisa plus minus juga sebenarnya. Untuk pengereman roda belakang tentu enggak boleh melampaui kekuatan rem depan. Jika rem belakang lebih pakem, alhasil saat rem mendadak motor akan sulit dikendalikan karena bergerak dengan liar dan ngesot.

Jadi, pada saat Brosis hendak membeli sebuah sepeda motor Honda, selain lihat berapa kecepatan tertinggi yang bisa dicapai oleh sepeda motor tersebut, perhatikan juga sistem rem nya. Semakin tinggi sepeda kecepatan yang dicapai, maka seharusnya sepeda motor tersebut sudah menggunakan sistem rem cakram.

Atau Brosis juga bisa melihat secara terbalik, Sebenarnya untuk kapasitas cc sepeda motor tersebut cukup menggunakan rem tromol biasa. Misalnya pada varian Honda BeAT yang rem belakangnya masih menggunakan system tromol. Alasannya, karena memang laju kecepatan maksimal sepeda motor tersebut memang masih bisa diatasi dengan rem tromol. Masuk akal kan Brosis!

foto: www.rideapart.com

Bantul Motor Wahana Maju